Lalu aku menghilang lagi dihadapan kamu, hanya untuk membuka waktumu hingga kau tak lupa ada dunia lain selain duniamu duniaku, dan aku merasa tak mengapa jika kamu ternyata terlena dengan dunia lain itu, meski itu bukanlah yang aku inginkan.
Keinginanku adalah mudah, kamu tahu duniaku, dunia lain hanyalah pewarna dunia kita. Aku bukanlah orang yang egois karena kenyataanya kau punya duniamu sendiri, tapi kau begitu menyanjung duniaku, hingga ada yang terlupakan dalam hidupmu yang seharusnya kau jamah, kau rengkuh… lalu matamu terbuka akan adanya dunia mereka! Meski aku tak tahu apakah dunia itu kelam sehingga kau tak mau kehilangan duniaku atau malah dunia itu berseri hingga kau terlena dan lupa dengan duniaku.
Bagaimanapun duniaku tak runtuh jika kau lupa aku, tapi itu bukanlah yang aku inginkan karena meski tak runtuh, aku begitu hampa, kosong tak bernilai.
Lalu aku menghilang di hadapan kamu, hanya untuk membuka waktumu hingga kau tak lupa ada dunia lain, dan kau membawanya kehadapanku untuk membagikannya denganku.