Namaku rien’doe …
Sedang kusambut masa dua puluhku, akankah dengan suka cita atau malah duka nestapa? Akankah ada sambutan kawan atau malah tersungkut atas cercaan lawan?
Begitu berat beban pikiranku, terombang ambing oleh satu bahtera yang tak kunjung kutemui tepi. Meski selalu ada sejumput kebahagiaan menyeruak diantara kegelapan, terang, kadang menyilaukan.
Esok dua puluhku… ternyata telah berderet… berbaris rapi segala asa asaku dibenakku, berbaris manis.
Esok adalah dua puluhku… kini kuterpekur merenung sendiri… apa yang telah kulalui atas dua puluhku. Kebahagiaan, kesedihan silih berganti, tak pernah terbersit kejenuhan, namun… kunikmati kesemuanya itu, kumerasa akulah yang terhebat, kisahkulah yang terindah, meski tak banyak pelakon pelakon dalam kisahku, tapi indah,
Hari ini… sudah waktunya, karena jam sudah berdentang dua belas kali, aku dua puluhtahun !!
Kusambut dengan suka cita, meski sendiri…
Sampai menjelang pagi…
Masih sepi, kumerasa hidup di alam tanpa manusia lain, tapi kugembira… masih kusambut dua puluhku dengan suka cita,
Kunikmati udara pagi dengan menghirup kopi, tak ada kue, tak ada lilin.
Jantungku berdetak dengan cepat… ada apa ini? Sakit… ku menjerit… Tuhan!!!...
Kuterjatuh di teras kamarku dilantai dua.
Cepat kubangun dari jatuhku, karena tak terasa menyakitkan lagi… dan kusambut kembali dua puluhku!! Ya… ini dua puluhku…
Hai… mereka datang!
Mama, papa, abang, oom, tante…
Waah… merekapun membawa kue berlilin, dan… kado!!!
Kutunggu saja disini putusku, ah… aku rindu, ini yang kuinginkan, tiga tahun tak berkabar, ku ditinggal!!
Hei…!! Mengapa mereka menangis? Mereka tak menyambutku, mereka malah menangis!
Mereka menangisi… tubuhku…
Hai…!! Aku disini… aku disini….!!!
2 komentar:
Apa ini??perenungan?? :-)
saya sebut ja sastra berpikir destruktif.. he..he.. cheers..
=-=-=-=
Met kenal.. *blogroll dari blogfam*
Happy birthday ya Cheers....Moga tambah cinta ama Blogfam..hihihii..
Posting Komentar