Lalu upik abu mencoba peruntungannya, tanpa minta bantuan peri cinta… mendatangi singgasana rajanya, sahabatnya, lalu berkata “wahai raja… ini sahabatmu, si upik abu!” sambil menghela nafas lalu melanjutkan perkataannya “maafkan aku karena aku telah meninggalkanmu… tapi aku merasa itu perlu, mungkin jika aku tidak pergi, kau takkan menjadi raja… aku datang ingin mengucapkan selamat karena kau jadi raja, ya… kau jadi rajaku, raja semua rakyat di negeri ini, kau begitu mempesona… rajaku. Wahai raja… sebelum aku pergi, aku mempunyai pertanyaan untuk paduka, masihkah kau menyimpan namaku dalam hatimu sebagai sahabatmu? Maaf karena aku lancang paduka, tapi aku masih menyimpan namamu sebagai sahabat dihatiku, bahkan lebih… maaf paduka”
“bahkan kau tak memberiku kesempatan untuk berbicara, lalu kau akan pergi lagi dariku?” jawab sang raja.
“tidak! Kau takkan kuijinkan pergi lagi dari sini, dari sisiku… mengapa kau tak bertanya kabarku, bahkan kau tak bertanya siapa upik abu yang sedang kucari, bahkan kau tak bertanya banyak tentangku seperti dulu?”… “kaulah upik abuku… aku menyimpan namamu dihatiku dengan arti yang lebih dari namaku yang kau simpan dihatimu!”
2 komentar:
salam kenal..
cerita upik abu ini maksudnya apa, yah??
ada hub apa dgn upik abu nya bu??
ehehehe....
salam knal yah..
Posting Komentar